Sekali rengkuh dua tiga pulau terlampaui.
Ini pepatah yang pas untuk aksi SMA Negeri 1 Paiton Probolinggo dalam ber HP ria. Bekerjasama dengan PT Telkom Probolinggo Drs. Saifulloh MM selaku direktur SMA Negeri 1 Paiton pada 3 Maret 2008 merintis pemakaian telpon murah untuk semua. Menurut beliau ini merupakan langkah stategis sekolah sebagai media berkomunikasi yang sehat baik antar guru, guru-siswa, guru-wali siswa dan anggota masyarakat lainnya.
Semua karyawan SMA Negeri 1 Paiton diharapkan dapat memaksimalkan media komunikasi ini. Sisi positip yang diharapkan adalah agar guru sebagai contoh suri teladan dapat ditiru para siswanya. HPnya sederhana tanpa kamera. Tapi fiturnya memadai komunikasi 2 orang ataupun secara bersama-sama melalui grup.”Ini fitur andalan flexy !” kata customer servis area probolinggo, berpromosi. Sekolah lain mungkin melarang memakai HP, tapi kita berupaya solusi terbaik yang kita tawarkan kepada masyarakat. Komunikasi dan teknologi memang selayaknya sejajar dengan kiprah hidup kita dan bernilai positip.

“Selama ini masyarakat dikhawatirkan masalah handphone berkamera, mengapa kita tidak bertindak bijak, menggunakan HP seperti ini layak diketahui masyarakat luas” seru Bpk Dardir pembina mapel bahasa Inggris, sembari menunjukkan HP warna hitam manis yang minus kamera.